Nilai-Nilai Sila Persatuan Indonesia

NILAI-NILAI SILA KE-3
A.  PENDAHULUAN
Seorang perawat adalah sebagai tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat umum. Dalam menghadapi pasien, seorang perawat harus mempunyai etika, karena yang dihadapi perawat adalah juga manusia. 
Perawat harus bertindak sopan, murah senyum dan menjaga perasaan pasien. Ini harus dilakukan karena perawat adalah membantu proses penyembuhan pasien bukan memperburuk keadaan. Dengan etika yang baik diharapkan seorang perawat bisa menjalin hubungan yang lebih akrab dengan pasien. 
Dengan hubungan baik ini, maka akan terjalin sikap saling menghormati dan menghargai di antara keduanya.
Etika dapat membantu para perawat mengembangkan kelakuan dalammenjalankan kewajiban, membimbing hidup, menerima pelajaran, sehingga para perawat dapat mengetahui kedudukannya dalam masyarakat dan lingkungan perawatan. 
Dengan demikian, para perawat dapat mengusahakan kemajuannya secara sadar dan seksama. Oleh karena itu dalam perawatan teori dan praktek dengan budi pekerti saling memperoleh, maka 2 hal ini tidak dapat dipisah – pisahkan.
Selain dengan tujuan tersebut, maka dapat dikemukakan bahwa nama baik rumah sakit antara lain ditentukan oleh pendapat / kesan dari masyarakat umum. Kesehatan masyarakat terpelihara oleh tangan dengan baik, jika tingkatan pekerti perawat dan pegawai – pegawai kesehatan lainnya luhur juga. Sebab akhlak yang teguh dan budi pekerti yang luhur merupakan dasar yang penting untuk segala jabatan, termasuk jabatanperawat

B.  TUJUAN PEMBELAJARAN
Dengan pembuatan modul ini, mahasiswa diharapkan untuk dapat:
a.       Memahami makna yang terkandung dalam sila Persatuan Indonesia,
b.      Menguraikan penerapan sila persatuan Indonesia dalam praktek keperawatan, dan
c.       Mengamalkan nilai sila Persatuan Indonesia dalam kehidupan sehari-hari,dan
d.      Mengamalkan nilai sila Persatuan Indonesia dalam praktek keperawatan.
C.  PEMBAHASAN
Sila ketiga Pancasila Berbunyi : Persatuan Indonesia, yang diatur pada pasal 1 ayat 1 undang-undang dasar 1945. Sila ini mengandung dua pokok pengertian yaitu pengertian tentang persatuan dan tentang Indonesia.
1.      Persatuan
Persatuan berasal dari kata satu yang berarti utuh, tidak pecah belah. Persatuan mengandung pengertian disatukannya berbagai macam corak yang beraneka ragam menjadi satu kebulatan. Dengan perkataan lain , hal-hal yang beraneka ragam itu, setelah disatukan , menjadi sesuatu yang serasi , utuhdan tidak saling bertentangan satu dengan yang lainnya.
2.      Indonesia
Yang dimajksud dengan Indonesia adalah Indonesia dalam pengertian geografis dan bangsa. Indonesia dengan pengertian geografis berarti bagian bumi yang membentang dari 950- 1410Bujur Timur dan 60LU – 110LS.sedangkan Indonesiadalam arti bangsa ialah bangsa yangsecara politis hidup dalam wilayah tersebut.
3.      Persatuan Indonesia
Sila Persatuan Indonesia mengandung arti persatuan bangsa yang mendiami wilayah Indonesia. Persatuan itu mendorong untuk tercapainya kehidupan yang bebas dalam wadah Negara yang merdeka dan berdaulat.
Sebagaimana arti sila yang lain, sila ini mempunyai sifet dinamis, yaitu sifat yang bertujuan memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa serta ikut mewujudkan perdamaian dunia yang abadi.
1.     Konsep nilai-nilai yang terkandung dalam sila ke-3
Adapun nilai-nilai yang terkandung dalam sila Persatuan Indonesia adalah:
ü  Menjaga Persatuan dan Kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia,
ü  Rela berkorban demi Bangsa dan Negara,
ü  Cinta akan tanah air,
ü  Berbangga sebagai bagian dari Indonesia,
ü  Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhineka Tunggal Ika,
ü  Mampu menempatkan persatuan, kesatuan serta kepentingan dan keselamatan Bangsa dan Negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi/golongan,
ü  Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan Negara dan Bangsa apabila diperlukan,
ü  Mengembangkan rasa cinta pada Tanah Air dan Bangsa,
ü  Mengembangkan rasa kebangsaan dan bertanah air Indonesia,
ü  Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,
ü  Mengembangkan Persatuan Indonesia atas dasar Bhineka Tunggal Ika,dan
ü  Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.
2.     Konsep nilai-nilai dalam praktek keperawatan
Dalam praktek keperawatan, diperlukan nilai-nilai seperti berikut:
a.       Yakin terhadap Tuhan Yang Maha Esa,
b.      Keterampilan/terampil,
c.       Edukatif (mempunyai sifat mendidik),
d.      Respect/peduli terhadap pasien,
e.       Empati,
f.       Enduran/melaksanakan sesuatu sesuai aturan,
g.      Kejujuran,
h.      Nyaman,
i.        Tidak membeda-bedakan ras, suku, agama, budaya,
j.        Ramah tamah,
k.      Bisa bekerjasama dengan tim medis lain,
l.        Menghormati hak pasien,
m.    Menjaga kerahasiaan pasien,
n.      Bertanggung jawab dan bertanggung gugat,
o.      Punya rasa sosial,
p.      Member pelayanan yang bermutu dan professional,
q.      Mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja,
r.        Mampu berkolaborasi,
s.       Disiplin dalam melakukan tugas,
3.     Implementasi
1.      Dalam penerapannya, perawat diharapkan untuk menghargai dan menuntun pasien dalam beribadah sekalipun agama pasien itu berbeda dengan agama perawat.
2.      Perawat dalam prakteknya harus memiliki keterampilan yang tepat untuk mengani pasien dan memberikan yang terbaik
3.      Dalam melaksanakan praktek keperawatan, perawat dituntut mampu berkolaborasi dengan tim kesehatan lainnya untuk merembugkan solusi terbaik untuk menangani permasalahan pasien.
4.      Perawat dalam prakteknya harus bersikap adil tanpa membeda-bedakan ras, suku, budaya ataupun bangsa.
5.      Dalam pelaksanaannya, perawat dituntut untuk mampu memberikan solusi yang terbaik bagi permasalahan yang dihadapi pasien.
6.      Perawat harus taat kepada aturan-aturan yang berlaku dalam suatu tempat praktek.
7.      Perawat harus mampu untuk jujur dengan tim medis lain dalam kaitannya dengan masalah atau penyakit pasien, namun adakalanya perawat harus mampu untuk merahasiakan kepada pasien terkait penyakit pasien itu sendiri.
8.      Perawat dituntut mampu memberikan rasa nyaman kepada pasien untuk mempercepat proses kesembuhannya.
9.      Mampu menempatkan persatuan dan kesatuan serta kepentingan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama.
10.  Perawat diharapkan mampu bersikap ramah tamah kepada pasien, karena dengan sikap keramahan tamahan perawat akan mampu membangkitkan semangat pasien untuk sembuh.
11.  Dalam menjaga keutuhan Bangsa dan Negara perawat sebagai bagian dari warga negara Indonesia dalanm memberikan pelayanan kesehatan harus berpandangan universal dengan tidak melihat perbedaan status social yang melatar belakangi pasien yang dilayani.
12.  Kita sebagai perawat harus sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan Negara dan Bangsa apabila diperlukan.
Dalam situasi kritis yang dihadapi oleh bangsa misalnya perang, bencana alam, kita sebagai perawat harus berperan aktif mengambil tugas sesuai dengan keahlian/ profesi yang kita miliki.
13.  Mengembangkan rasa cinta pada tanah air dan bangsa.
Perawat dengan berbagai disiplin ilmu hendaknya mampu memberikan pelayanan secara aktualitas baik terhadap masyarakat maupun terhadap lingkungan, sehingga tercipta keselarasan, keserasian, dan keseimbangan dalam kehidupan dalam bermasyarakat dan bernegara.
14.  Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
Perawat sebagai bagian warga negara Indonesia yang baik dan benar dalam praktik penyelenggaraan pelayanan kesehatan di tempat pelayanan kesehatan.
15.  Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan social.
Perawat tidak hanya berpikir secara nasional, tetapi juga internasional. Bila terjadi permasalahan dunia tenaga perawat sangat diperlukan, maka perawat harus siap menjalankan tugas yang diberikan oleh negara.
16.  Mengembangkan Persatuan Indonesia atas dasar Bhineka Tunggal Ika.
Dalam menghimpun calon perawat hendaknya tidak membedakan asal-usul tenaga perawat misalnya daerah asal, suku, agama, dan adat istiadat.
17.  Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan Bangsa.
Pergaulan dilandasi oleh komunikasi agar komunikasi dapat berjalan lancar. Perlu adanya keterbukaan dan saling percaya antarperawat yang akan menimbulkan kekompakan dalam menghadapi permasalahan.
D.  SIMPULAN
    Dari uraian – uraian yang dibahas didepan, penulis dapat menarik beberapa kesimpulan adalah sebagai berikut :
·         Seorang perawat harus mempunyai budi pekerti yang luhur, karena akan berfaedah bagi diri perawat maupun pasien yang dirawatnya.
·         Untuk menjadi seorang perawat yang baik, ia harus memenuhi beberapa syarat/kriteria tertentu.
·         Seorang perawat harus memiliki moralitas dan rasa kemanusiaan yang tinggi.
·         Ajaran moralitas bagi perawat juga terkandung dalam sila-sila pancasila terutama sila I dan sila II
E.   DAFTAR PUSTAKA
-          Departemen Pendidikan dan kebudayaan.1979.Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila.Jakarta:PN Balai Pustaka.
-          Emi, Mimin. 2004. Etika Keperawatan. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC
-          Kaelam. 1995. Pendidikan Pancasila Yuridis Kenegaraan. Yogyakarta. Penerbit : Paradigma Yogya.
-          Widjaja, W. 2003. Pedoman Pelaksanaan Pendidikan Pancasila pada Perguruan Tinggi. Jakarta : Penerbit PT Raja Grafindo Persada.

F1. SOAL-SOAL
1.      Apa pengertian dari persatuan ?
A.    Tidak membeda-bedakan keyakinan
B.     Tidak memihak atau berat sebelah
C.     Tidak memaksakan pendapat
D.    Menghormati orang lain
E.     Tidak terpecah belah
2.      Berikut ini adalah tahap-tahap pembinaan persatuan bangsa Indonesia adalah,kecuali
A.    Perasaan senasib
B.     Kebangkitan Nasional
C.     Sumpah Pemuda
D.    Proklamasi Kemerdekaan
E.     Gerakan komunisme
3.      Di bawah ini yang merupakan makna dari sila ke tiga yaitu…
A.    Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah
B.     Saling mencintai sesama manusia
C.     Menghargai orang lain
D.    Berbangga sebagai bagian dari Indonesia
E.     Mengutamakan kepentingan Negara dan masyarakat
4.      Berikut ini adalah beberapa prinsip yang terkandung dalam nilai persatuan Indonesia adalah, kecuali
A.    Prinsip Bhineka Tunggal Ika
B.     Prinsip Nasionalisme Indonesia
C.     Prinsip Kebebasan yang Bertanggungjawab
D.    Prinsip Wawasan Nusantara
E.     Prinsip musyawarah untuk mufakat
5.      Mengapa nilai persatuan Indonesia perlu diterapkan dalam praktek keperawatan?
A.    Karena perlu mengembangkan sikap tenggang rasa
B.     Karena perawat tidak boleh memaksakan kehendak pasien
C.    Karena pasien berasal dari berbagai suku, bangsa, agama, dan budaya
D.    Untuk menjunjung tinggi nilai kemanusiaan
E.     Untuk menghormati hak pasien
6.      Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penerapan nilai sila persatuan Indonesia dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat adalah,kecuali
A.    Mempertahankan Persatuan dan Kesatuan Wilayah Indonesia.
B.     Meningkatkan semangat Bhinneka Tunggal Ika.
C.     Mengembangkan semangat kekeluargaan.
D.    Menghindari rasa egoism, fanatisme yang berlebih-lebihan, sukuisme, profinsialisme, acuh tak acuh tidak peduli terhadap lingkungan
E.     Meningkatkan kepedulian kepada sesame
7.      Sila persatuan Indonesia diatur dalam pasal…
A.    Pasal 1 ayat 1
B.     Pasal 2 ayat 2
C.     Pasal 3 ayat 1
D.    Pasal 4 ayat 1
E.     Pasal 5 ayat 2
                                               
8.      Berikut ini adalah salah satu penerapan sila Persatuan Indonesia dalam praktek keperawatan…
A.    Mampu berkolaborasi dengan tim medis lain terkait penanganan pasien
B.     Taat beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa
C.     Keramahtamahan kepada semua pasien secara adil
D.    Mempunyai rasa social terhadap semua pasien
E.     Senyum dan ramah tamah
9.      Mengapa perawat harus mementingkan kepentingan bersama diatas kepentingan pribadi ?
A.    Karena kebersamaan itu indah untuk lingkungan masyarakat
B.     Karena dalam penerapan keperawatan dituntut untuk siap mengabdi kepada masyarakat kapanpun dan dimanapun
C.     Karena kita dalam penerapan keperawatan  harus saling tolong-menolong
D.    Karena dalam penerapan keperawatan kita harus menghormati keyakinan pasien yang berbeda
E.     Karena dalam keperawatan kita tidak boleh berlaku berat sebelah kepada pasien
10.  Ketika kita bekerja di luar daerah yang kondisi, budaya dan agama berbeda dengan kita, sebagai perawat sesuai dengan makna sila Persatuan Indonesia yang harus kita lakukan dalam memberikan pelayanan kesehatah adalah…
A.    Tidak memaksakan kehendak kepada perawat
B.     Mengembangkan sikap tenggang rasa
C.     Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan
D.    Ramah dan tamah kepada pasien meski berbeda agama
E.     Tidak boleh membeda-bedakan pasien dalam memberikan perawatan
F2. KUNCI JAWABAN
1.      E                  
2.      E
3.      D
4.      C
5.      C
6.      B
7.      A
8.      A
9.      B
10.  E

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s